Kamis, 02 Januari 2014

Algoritma & Bahasanya

DEFINISI ALGORITMA
Secara pembahasan kita mengenal pengertian PROSEDUR, SEMI-ALGORITMA, dan ALGORITMA. Namun, secara praktis kita boleh menganggap ketiga pengertian diatas sebagai satu pengertian diatas sebagai satu pengertian yang sama, yakni Prosedur atau Algoritma.
Secara Prosedur (yang efektif) didefinisikan sebagai himpunan hingga instruksi yang bersifat diskrit dan jelas, serta dapat dijalankan secara mekanik. Untuk pemecahan dengan computer, pengertian dapat dijalankan secara mekanik dapat diartikan sebagai dapat dibuatkan Program komputernya. Semi-Algoritma adalah Prosedur yang mampu menghasilkan pemecahan atau solusi masalah, bila solusi memang ada, dan kemudian berhenti. Sedangkan Algoritma adalah Semi-Algoritma yang mampu mendeteksi tidak adanya solusi, bila solusi memang tidak ada, dan mampu pula berhenti.

Jadi singkatnya “Algoritma merupakan suatu himpunan hingga instruksi yang secara jelas memperinci langkah-langkah proses pelaksanaan, dalam pemecahan suatu masalah tertentu, atau suatu kelas masalah tertentu dengan dituntut pula bahwa himpunan instruksi tersebut dapat dilaksanakan secara mekanik”.

Sifat-sifat Algoritma
Prosedur yang tidak memiliki sifat seperti tertera didalam subbagian dibawah ini, bukanlah merupakan sebuah Algoritma dan tidak dapat membuahkan hasil yang diinginkan jika Program penyajian dari Prosedur seperti itu dimasukkan kedalam computer.
  • Banyaknya Langkah Instruksi Yang Hingga

Pelaksanaan sebuah Algoritma yang terprogram harus dapat diselesaikan setelah pelaksanaan sejumlah langkah operasional yang hingga. Jika tidak demikian, kita tidak bisa harapkan bahwa pelaksanaan tersebut dapat membuahkan suatu hasil. 
  • Tidak Ada Keraguan (harus jelas)

Penulisan dari setiap langkah yang terdapat didalam sebuah Algoritma harus memiliki arti yang khusus atau spesifik. Penulisan langkah bagi computer dapat berbeda dengan penulisan bagi manusia. Manusia akan mudah mengerjakan Algoritma yang terdiri dari symbol (misalnya memakai kode tertentu datau Diagram Alur), sedangkan computer membutuhkan sebuah Algoritma dengan kode yang dituangkan ke dalam Program. Hal tersebut berarti bahwa setiap kali suatu Algoritma dilaksanakan dengan data masukan yang sama, maka akan diperoleh hasil yang sama pula.
  • Batasan Dari Rangkaian Proses

Rangkaian proses yang berisi langkah-langkah dari suatu Algoritma yang akan dilaksanakan, harus ditetapkan dengan pasti. Sebuah Algoritma harus memiliki instruksi dasar tertentu (yang spesifik) dan setiap instruksi harus memiliki unsur pelaksanaan yang memproses data masukan. Didalam spesifikasi secara algoritma, termasuk disini spesifikasi Program, instruksi dilaksanakan dari atas kebawah, kecuali apabila ada ketentuan lain, seperti alih kendali bersyarat ataupun tidak bersyarat.
  • Batasan Dari Input&Output

Input merupakan data yang dimasukkan kedalam Algoritma. Input tersebut harus sesuai dengan jenis Algoritma yang bersangkutan. Output merupakam hasil yang dikeluarkan oleh computer untuk kepentingan pihak diluar computer sebagai hasil dari pelaksanaaan Program. Algoritma harus menghasilkan suatu output.
  • Efektivitas

Instruksi dari sebuah Algoritma dapat memerintahkan computer agar hanya melaksanakan penugasan yang mampu dilaksanakannya saja. Computer tidak dapat melaksanakan instruksi, jika informasinya tidak lengkap atau jika hasil dari pelaksanaan perintah tidak diberi batasan yang jelas. 
  • Batasan Ruang Lingkup


Sebuah Algoritma adalah diperuntukkan bagi suatu masalah tertentu. Susunan input harus ditentukan lebih dahulu. Susunan tersebut menentukan sifat umum dari Algoritma yang bersangkutan.





Sumber :
Diktat Kuliah Algoritma & Pemrograman Universitas Gunadarma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar