Sabtu, 30 November 2013

Adobe Photoshop



Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , dan versi yang terakhir (ketigabelas) adalah Adobe Photoshop CS6.
Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
  • RGB color model
  • Lab color model
  • CMYK color model
  • Grayscale
  • Bitmap
  • Duotone
Salah satu kunci untuk mahir menggunakan photoshop adalah mengetahui fungsi-gungsi yang ada dalam photoshop diantaranya adalah toolbox atau tool panel. Toolbox adalah sekumpulan alat yang sering digunakan dalam proses editing gambar yang biasanya terletak disamping kiri pada area kerja photoshop. Berikut adalah toolbox pada Adobe Photoshop:




Move Tool fungsinya untuk memindahkan objek berupa teks maupun gambar.


Marquee Tool fungsinya untuk membuat seleksi gambar.

Lasso Tool digunakan untuk membuat area seleksi secara bebas sesuai dengan gerakan mouse.

Quick Selection Tool berfungsi untuk membuat seleksi dengan cepat.

Crop & Slice Tool, Crop digunakan untuk memotong area tertentu dari gambar. Sedangkan slice tool berfungsi untuk memotong gambar menjadi bagian-bagian kecil untuk disimpan sekaligus sesuai bagian yang kita buat.

Eyedropper Tool berguna untuk mengambil sampel warna pada gambar dan menyimpannya di box warna.

Brush & Patch Tool, brush tool ada 2 yaitu spot healing brush tool dan healing brush tool. Sedangakan patch tool berfungsi untuk menggantikan bagian yang diseleksi dengan bagian lain pada gambar yang kita pilih dengan bentuk yang sama persis.

Brush & Pencil Tool, brush tool berfungsi untuk membuat sapuan seperti kuas pada gambar. Pencil tool berfungsi untuk membuat goresan secara bebas seperti sebuah pensil.

History Brush Tool digunakan untuk mengembalikan gambar yang sudah dibrush ke kondisi awal.

Stamp Tool berfungsi untuk melukis sesuai target/objek yang kita tentukan.

Gradient & Paint Bucket Tool, gradient tool digunakan untuk memberikan warna pada gambar dengan pola gradasi tipe liner, reflected, angel atau diamond. Paint bucket tool berfungsi untuk mengisi/mengganti warna objek dengan warna foreground yang sudah ditentukan.

Eraser Tool berfungsi untuk menghapus objek/gambar dan mengembalikannya kekeadaan semula.

Blur, Sharpen & Smudge Tool, blur tool untuk menghaluskan bagian tertent pada sebuah gambar. Sharpen tool berfungsi untuk mempertajam bagian tertentu pasa gambar. Smudge tool berfungsi untuk memberikan efek sentuhan jari pada cat yang masih basah.

Dodge, Burn & Sponge Tool, dodge tool berfungsi untuk memberikan efek terang pada sebuah objek/gambar tertentu. Burn tool berfungsi untuk memberikan efek gelap pada sebuah objek/gambar tertentu. Sponge tool berfungsi untuk meningkatkan saturation pada objek/gambar tertentu.

Type/Text Tool berguna untuk membuat/memasukkan text atau tulisan kedalam gambar.

Pen & Point Tool, pen tool berfungsi untuk membuat patch sebagai alat gambar atau seleksi.

Shape Tool digunakan untuk menggambar/menambahkan bentuk-bentuk tertentu.

Path & Direct Selection Tool digunakan untuk memilih dan mengedit path yang diinginkan.

Zoom Tool digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.

Hand & Rotate Tool, hand tool berguna untuk memindahkan/menggeser posisi gambar dalam kanvas. Rotate tool digunakan untuk memutar jendela gambar secara keseluruhan.

Foreground & Background, foreground untuk menentukan warna depan sedangakan background untuk warna latar belakang.

Screen Mode untuk merubah tampilan jendela dari tampilan standar, full screem dengan menu atau full screen.

Editing Mode untuk menentukan mode mengedit.







Sumber:

Komponen DBMS & Arsitektur DBMS Multi Pengguna

Komponen DBMS:
  • Query Processor

Komponen yang mengubah bentuk queri kedalam instruksi tingkat rendah kebasis data manager.
  • Database Manager

Menerima queri dan menguji skema eksternal dan konseptual untuk menentukan apakah record-record dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Kemudian Database Manager memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan.
  • File Manager

Memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan pada disk.
  • DML Preprocessor

Modul yang mengubah perintah DML embedded kedalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi yang memanggil dalam host language.
  • DDL Compiler

Mengubah statement DDL menjadi kumpulan table yang berisi meta data.
  • Dictionary Manager/Catalog Manager

Mengatur akses dan memilihara data dictionary. Data dictionary diakses oleh komponen DBMS lain.
Komponen-komponen Database Manager:
a.       Authorization Control
Modul yang memeriksa apakah pengguna mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi
b.      Command Processor
Memeriksa apakah pengguna mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi
c.       Integrity Checker
Untuk semua operasi yang mengubah basis data, integrity checker memeriksa operasi yang diminta memerlukan batasan integritas
d.      Query Optimizer
Modul ini menentukan strategi yang optimal untuk eksekusi queri
e.      Transaction Manager
Modul ini mengerjakan proses-proses yang dibutuhkan operasi yang diterima transaksi
f.        Scheduler
Modul ini bertanggung jawab untuk menjamin operasi secara bersamaan terhadap basis data sehingga berjalan tanpa ada masalah antara yang satu dengan yang lain
g.       Recovery Manager
Modul ini menjamin basis data tetap konsisten walaupun terjadi kerusakan
h.      Buffer Manager
Modul ini bertanggung jawab terhadap pemindahan data antara main memory dan secondary storage seperti disk dan tape.


Arsitektur DBMS Multi Pengguna:
  • Teleprocessing

Arsitektur tradisional untuk system multi pengguna adalah teleprocessing, dimana satu computer dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal. Terminal untuk pengguna berjenis ‘dumb’, yang tidak dapat berfungsi sendiri dan masing-masing dihubungkan kekomputer pusat. Terminal-terminal tersebut mengirimkan pesan melalui subsistem pengontrol komunikasi pada system operasi keprogram aplikasi, yang bergantian menggunakan layanan DBMS. Dengan cara yang sama, pesan dikembalikan ke terminal pengguna.
Arsitektur ini menempatkan bebean yang besar pada computer pusat yang tidak hanya menjalankan program aplikasi tetapi juga harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan pada terminal seperti format data untuk tampilan dimonitor.
  • File-Server

Proses didistribusi kedalam jaringan, sejenis Local Area Network(LAN). File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masing workstation, tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan . file server berfungsi sebagai sebuah harddisk yang digunakan secara bersamaan. DBMS yang ada pada setiap workstation meminta data kefile server untuk semua data yang diinginkan.
  • Client Server

Client server menunjukan cara komponen software berinteraksi dalam bentuk system. Sesuai dengan namanya, sebuah pemrosesan client yang membutuhkan sumber data sebuah server yang menyediakan sumbernya. Tidak ada kebutuhan client dan server yang harus diletakkan pada mesin yang sama. Secara ringkas, umumnya server diletakkan pada satu sisi dalam LAN dan client pada sisi yang lain.

Dalam kontes basis data, client mengatur interface berfungsi sebagai workstation tempat menjalankan aplikasi basis data. 



Sumber: Diktat Kuliah Sistem Basis Data Universitas Gunadarma

Rabu, 27 November 2013

Arsitektur Basis Data & Fungsi DBMS

Arsitektur Basis Data
Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pengguna terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
  • Tingkat Eksternal

Tingkat eksternal merupakan cara pandang pengguna terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan bagian basis data yang relevan bagi seorang pengguna tertentu.
Tingkat eksternal terdiri dari sejumlah cara pandang yang berbeda dari sebuah basis data. Masing-masing pengguna merepresentasikan dalam bentuk yang sudah dikenalnya. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut dan relationship(hubungan antar entitas) yang diperlukan saja.
  • Tingkat Konseptual

Tingakt konseptual merupakan kumpulan cara pandang terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya.
Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual adalah
a.       Semua entitas beserta atribut dan hubungannya
b.      Batasan data
c.       Informasi semantic tentang data
d.      Keamanan dan integritas informasi
  • Tingkat Internal

Tingkat internal merupakan perwujudan basis data dalam computer. Pada tingkat ini menggambarkan bagaimana basis data disimpan secara fisik didalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan fisik. Tingkat internal memperhatikan hal-hal berikut ini:
a.       Alokasi ruang penyimpanan data dan indeks
b.      Deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk data elemen)
c.       Penempatan record
d.      Penempatan data dan teknik enkripsi

Kelebihan & kekurangan Pemakaian Basis Data

Keuntungan Pemakaian Basis Data adalah:
  • terkontrolnya kerangkapan data

a.       Pada non basis data: setiap program aplikasi mempunyai file sendiri-sendiri sehingga banyak field yang terulang kembali pada file lain. Hal ini akan membuang ruang penyimpanan(storage).
b.      Basis data: hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
  • Terpeliharanya keselarasan(kekonsistenan) data apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
  • Data dapat dipakai secara bersama

Data dapat dipakai secara bersama –sama oleh beberapa program aplikasi secara batch maupun online pada saat bersamaan.
  • Dapat diterapkan standarisasi

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.
  • Keamanan data terjamin

DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi pengguna (misalnya: modify, delete, insert, retrieve).
  • Terpeliharanya integritas data

Jika kerangkapan data dapat dikontrol dan konsistenan data dapat dijaga maka data menjadi akurat.
  • Terpeliharanya keseimbangan(ketersediaan) data dari berbagai macam kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi. Struktur basis data diatur sedemikian rupa sehingga dapat melayani pengaksesan data dengan  cepat.
  • Data independence(kemandirian data)

Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus mengubah format data yang sudah ada.

Kerugian Pemakaian Basis Data adalah:
  • Storage(tempat penyimpanan data)

Digunakan besar kompleksitas dan fungsional yang semakin banyak membuat basis data membutuhkan tempat penyimpanan data yang besar untuk menampung perangkat lunak aplikasi yang digunakan juga data dari organisasi untuk dapat mengefisiensikan kinerja dari suatu organisasi.
  • Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data

Data yang dikelola didalam suatu basis data adalah data yang sangat kompleks dan diaplikasikan kedalam suatu perangkat lunak yang hanya digunakan oleh orang-orang yang terampil.
  • Perangkat lunaknya mahal

Perangkat lunak (DBMS) yang digunakan didalam suatu system basis data merupakan perangkat lunak yang dapat mengoptimalkan kinerja dari suatu organisasi,  biasanya perangkat lunak yang bagus harganya mahal dan tidak hanya satu aplikasi perangkat lunak saja  yang digunakan tetapi dapat lebih dari satu, kemudian digunakan tidak hanya disatu tempat saja tetapi digunakan diberbagai cabang dimana organisasi tersebut tersebar. Oleh karena itu investasi system basis data sangat mahal sehingga harus diperhitungkan dengan cermat.

  • Kerusakan pada system basis data dapat mempengaruhi departeman lain yang terkait. Jika didalam suatu basis data mengalami kerusakan akan mengakibatkan departemen lain mengalami hambatan dalam melakukan operasionalnya, hal ini dikarenakan keterhubungan antardata yang digunakan. Sehingga dalam hal ini data administrator harus selalu menjaga agar data yang digunakan tetap konkuren dan tersedia untuk mencegah terhambatnya operasional dari departemen lainnya.



Sumber:
Diktat Kuliah

Senin, 25 November 2013

Komponen & Istilah Basis Data

Komponen system basis data terdiri atas:
  • Data

Disimpan secara terintegrasi, artinya basis data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang berbeda yang disusun dengan menghilangkan bagian-bagian yang rangkap. Sebagai alat penghubung digunakan kunci(key). Dipakai secara bersama-sama, artinya masing-masing bagian dari suatu data dapat digunakan atau diakses bersama-sama dalam waktu yang bersamaan oleh pemakai untuk aplikasi yang berbeda.
  • Perangkat Keras

Mencakup peralatan atau perangkat computer yang digunakan untuk pengelolaan system basis data. Contoh: alat input/output, komunikasi data dan sebagainya.
  • Perangkat Lunak

Sebagai penghubung antara pengguna dan basis data. Contoh: DBMS.

  • Pengguna
Dibagi menjadi 4 kategori :
A.  System Engineer: tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan system basis data dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari system tersebut.
B.   Database Administrator(DBA): tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan system basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
Tugas DBA: mengontrol DBMS dan perangkat lunak lainnya, memonitor siapa yang mengakses basis data, mengatur pemakaian basis data, memeriksa security, integrity, recovery dan concurrency.
C.  Progrmmer: penggunaan yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language(DML), yang disertakan dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk seperti C, Pascal, COBOL.
D.  Pengguna akhir
Casual User(pengguna mahir)
  • Penggunaan yang berinteraksi dengan system tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query(untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS
  • End User(pemakaian umum)

Penggunaan yang berinteraksi dengan system basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen yang telah ditulis atau disediakan sebelumnya.
  • Specialized/Sophisticated User(penggunaan khusus)

Pengguna yang menulis aplikasi basis data non konvesional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi Artificial Intelligent(AI), System Pakar, Pengolahan Citra yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.

Beberapa Istilah yang Digunakan pada Sistem Basis Data
  • Enterprise

Enterprise merupakan suatu bentuk organisasi seperti: bank, universitas, rumah sakit, pabrik dan sebagainya. Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise.
  • Entity(entitas)

Entitas adalah suatu objek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data.
  • Attribute(atribut)

Atribut adalah karakteristik dari entitas tersebut. Contoh entitas Nasabah, atributnya terdiri dari: Kode Nasabah, Nama Nasabah, Alamat Nasabah.
  • Data Value(nilai data)

Nilai data merupakan isi data/informasi yang tercakup dalam setiap elemen data. Contoh: atribut Nama Nasabah dapat berisi Nilai Data: Nina, Rika, Titin, dan sebagainya.
  • Key data elemen(kunci elemen data)

Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh Entitas Nasabah yang mempunyai atribut-atribut Kode Nasabah, Nama Nasabah, Alamat Nasabah dan sebagainya menggunakan kunci elemen Data Kode Nasabah.
  • Record Data

Kumpulan isi elemen data(atribut) yang saling berhubungan. Contoh: kumpulan Atribut Kode Nasabah, Nama Nasabah, Alamat Nasabah.




Sumber:
diktat kuliah


Sabtu, 23 November 2013

GOM Player

GOM Player (Gretech Online Movie Player) adalah perangkat lunak (software) yang dapat melihat atau mendengarkan berkas (file) video dan suara yang dapa diberikan efek khusus.



GOM Player memiliki fitur yang dapat memberikan efek equalizer pada suara yang akan dihasilkan, efek equalizer pada suara yang disediakan perangkat lunak ini antara lain Rock, Reggae, Party, Classical, Club, Dance, Full, Bass, dan sebagainya.

GIMP


GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster.
GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License. GIMP pada awalnya dikembangkan untuk desktop X11 yang berjalan di platform Unix. Namun saat ini piranti lunak ini sudah diporting ke beberapa platform sistem operasi yang lain yaitu MS Windows dan Mac OS.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya.
GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar (image) dengan cepat.
Pengembang dan pengelola GIMP memiliki visi produk GIMP untuk berusaha menjadi perangkat lunak grafis kelas atas dalam menyunting dan menciptakan gambar asli, foto, ikon, elemen grafis halaman web, dan seni untuk elemen antarmuka pengguna.

Mengenal GIMP
GIMP adalah akronim dari GNU Image Manipulaton Program yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis pada platform Linux. Program aplikasi pengolah bitmap dan digital imaging GIMP dapat dikatakan paling populer digunakan oleh pengguna komputer dengan sistem operasi ( sistem operasi) Linux. Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball Versi GIMP pertama kali adalah 0.54 yang dikeluarkan pada tahun 1996 GIMP digunakan oleh peminat dan praktisi desain grafis yang menggunakan sistem operasi Linux untuk mengolah dan memanipulasi gambar atau foto sesuai dengan kebutuhan kreatif Program GIMP disediakan secara default hampir diseluruh distribusi Linux, mulai dari Slackware, Mandrake, Red Hat, Suse, dan sebagainya. GIMP telah mengalami penyempurnaan dari versi sebelumnya, menjadi lebih mudah dalam mengoperasikannya. Salah satu contoh yaitu adanya perubahan ukuran kuas yang kini dibuat lebih fleksibel, dan adanya tambahan menu warna. 

Fitur dan Kemampuan
  • Suite yang lengkap termasuk alat – alat melukis brushes, pencil, airbrush, cloning,dll.
  • Tile berbasis manajemen memori, sehingga ukuran gambar hanya di batasi oleh ruang disk yang tersedia.
  • sub-pixel sampling untuk semua alat- alat untuk high-quality anti-aliasing.
  • dukungan penuh Alpha channel  untuk bekerja dengan transparasi.
  • Layer dan Channel.
  • Prosedur internl database untuk memanggil fungsi – fungsi Gimp dari program eksternal,seperti Script-Fu.
  • Kemampuan Advenced scripting.
  • Multiple undo/redo (di batasi oleh ruang disk).
  • Transformation tools  termasuk rotate, scale, sheare, dan flip.
  • Dukungan untuk berbagai macam format file, termasuk GIF, JPEG, PNG, XPM, TIFF, TGA, MPEG, PS, PDF, PCX, BMP dan sebagainya.
  • Peralatan selection, termasuk rectangular, elips, free, fuzzy, bezier, dan intelligent scissors
  • Plung-in yang memungkinkan untuk memudahkn penambahan format file baru dan filter efek baru.





Sumber: