Kamis, 27 Desember 2012

Sistem Basis Data


Basis data kumpulan informasi yang disimpan dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Istilah “basis data”  berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal diluar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan didalamnya, penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakilin suatu basis data, dan hubungan diantara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasikan skema atau memodelkan struktur basis data, ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model rasional.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS).

Komponen Sistem Basis Data terdiri atas :
  Data : disimpan secara terintegrasi, artinya basis data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang berbeda yang disusun dengan menghilangkan bagian-bagian rangkap.
2   Perangkat Keras : mencakup peralatan atau perangkat komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem basis data
3   Perangkat Lunak : sebagai penghubung antara pengguna dan basis data
 Pengguna : System Engineer, Database Administrator (DBA), Programmer, Pengguna Akhir

Pengguna basis data dibagi menjadi 4 kategori :
  •      System Engineer

Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan sistem basis data dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut
  •      Database Administrator (DBA)

Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengatur
  •      Programmer

Penggunaan yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML) yang disertakan dalam bentuk program yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk
  •      Pengguna Akhir

Casual User (pengguna mahir), End User (pemakaian umum), Specialized/Sophisticated User (pengguna khusus)

Didalam lingkungan basis data terdapat tiga arsitektur basis data. Ada 3 tingkatan dalam arsitektur basis data, yang bertujuan membedakan cara pandang pengguna terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik
  •   Tingkat Eksternal

Merupakan cara pandang pengguna terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan bagian basis data yang relevan bagi seorang pengguna tertentu. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut, dan relationship (hubungan antar entitas) yang diperlukan saja
  •  Tingkat Konseptual

Merupakan kumpulan cara pandang terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya. Semua cara pandang pada tingkat eksternal, berupa data yang dibutuhkan oleh pengguna harus sudah mencakup didalam tingkat konseptual atau dapat diturunkan dari data yang ada.
  • Tingkat Internal

Merupakan perwujudan basis data dalam komputer. Pada tingkat ini menggambarkan bagaimana basis data disimpan secara fisik didalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan fisik.

Keuntungan Pemakaian Basis Data
  •      Terkontrolnya kerangkapan data
  •         Terpeliharanya keselarasan data (kekonsistenan) data
  •         Data dapat dipakai secara bersamaan
  •          Dapat diterapkan standardisasi
  •          Keamanan data terjamin
  •         Terpeliharanya integritas data
  •          Terpeliharanya keseimbangan data
  •          Data independence

Kerugian Pemakaian Basis Data
  •           Storage yang digunakan besar
  •           Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data
  •           Perangkat lunaknya mahal
  •           Kompleks

Fungsi DBMS
  •           Penyimpanan, pengambilan dan perubahan data

Sebuah DBMS harus menyediakan kemampuan menyimpan, mengambil dan mengubah data dalam basis data
  •           Katalog yang dapat diakses pengguna

Menyediakan sebuah katalog yang berisi deskripsi item data yang disimpan dan diakses oleh pengguna
  •           Mendukung transaksi

Menyediakan mekanisme yang akan menjamin semua perubahan yang berhubungan dengan transaksi yang sudah ada atau yang akan dibuat.
  •           Melayani recovery

Menyediakan mekanisme untuk mengembalikan basis data ke keadaan sebelum terjadi kerusakan pada basis data
  •           Mendukung komunikasi data

Sebuah DBMS harus mampu terintegrasi dengan software komunikasi
  •           Melayani utilitas

Sebuah DBMS sebaiknya menyediakan kumpulan utilitas

Sumber :
fotokopian dan catatan kuliah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar