Jumat, 02 November 2012

Algoritma dan Pemrograman 2C


Linear List

*      Suatu struktur yang merupakan terurut dari satuan data atau dari record
*      Elemen yang terdapat dalam daftar disebut simbol/node
*      Daftar disebut linear karena elemen nampak seperti baris, bahwa setiap simpul/ (kecuali simpul pertama dan terakhir) selalu memiliki elemen penerus langsung (suksesor) dan elemen pendahuluan langsung (predesor)
A = [a1,a2….aT]
Jika T=0, maka A
Dikatakan sebagai
“null list” (list hampa)
*      Suatu elemen dapat dihapus (delete) dari sembarang posisi pada linear list
*      Suatu elemen baru dapat dimasukkan (insertion) kedalam list dan dapat menepati sembarang posisi pada list tersebut
*      Dapat berkurang atau bertambah setiap saat
*      Contoh : file merupakan linear list yang elemen-elemennya berupa record

Stack

v  Bentuk khusus dari linier list
v  Operasi penyisipan dan penghapusan atas elemen-elemennya hanya dapat dilakukan pada satu sisi saja yaitu posisi akhir dari list, disebut puncak atau disebut sebagai “TOPS(S)”
v  Prinsip lifo (last in first out ) atau terakhir masuk pertama keluar
v  Setiap elemen tidak dapat dikeluarkan (POP) sebelum semua elemen diatasnya dikeluarkan
v  Misalnya diberikan stack S sebagai berikut
S = [s1,s2……sT] → maka Top(S) = sT
·         Untuk menunjukkan jumlah elemen suatu stack digunakan notasi NOEL(S)
Dari stack maka NOEL(S) = T
NOEL(S) menghasilkan nilai integer

Operasi pada stack
1. Create (stack)
2. Isempty (stack)
3. Push (elemen,stack)
4. POP

1.Create(S)
     Operator yang berfungsi untuk membuat sebuah stack kosong (hampa)
     Noel (create(S)) = 0 dan
     TOP (create (S)) = null/tidak terdefinisi

2. Isempty(S)
     Operator yang berfungsi untuk menentukan apakah suatu stack adalah stack kosong(hampa) atau tidak operasinya akan bernilai boolean
     Isempty(S) = true, jika S adalah stack
     Kosong atau noel(S) ≠ 0
     Catatan : isempty(create(S)) = true

3. Push(E,S)

  •          Berfungsi untuk menambahkan suatu elemen kedalam stack notasi push (e,s). Artinya : menambahkan elemen E kedalam stack S

  •          Elemen yang baru masuk ini akan menempati posisi top, jadi  top (push(E,S)) = E
  •          Akibat dari operasi ini sejumlah elemen dalam stack akan bertambah artinya NOEL(S)

Menjadi lebih besar atau stack menjadi tidak kosong (Isempty(push(E,S))= false)

4.POP(S)

§  Operator ini berfungsi untuk mengeluarkan satu elemen dari dalam stack, notasinya POP(S)
§  Elemen yang keluar dari dalam stack adalah elemen yang berada pada posisi top
§  Akibat dari operasi ini jumlah elemen stack akan berkurang atau NOEL(S) berkurang 1 dan elemen pada posisi top akan bertambah
§  Operator ini tidak dapat digunakan pada stack kosong,artinya :
  POP(create(S)) = error condition dan
  POP(push(b,s)) = s
  Catatan : TOP(push(E,S)) = E

Sumber : catatan Kuliah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar