Sabtu, 08 Maret 2014

CURRICULUM VITAE

Jakarta, 08 Maret 2014

Kepada
Yth.,
Kepala Bagian Personalia
Di
Tempat




Dengan Hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                                      : Diva Rahmanisa
Tempat, Tanggal Lahir            : Jakarta, 07 Oktober 1992      
Alamat                                    : Jl. Apel No. 24 RT 001/012, Ciracas, Jakarta Timur 13730

Berdasarkan adanya informasi lowongan pekerjaan, maka perkenankan saya mengajukan diri untuk bergabung dalam perusahaan Bapak/Ibu.
Saya adalah mahasiswi dari Universitas Gunadarma, program studi Sistem Informasi. Saya senang untuk belajar, pekerja keras dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan pula data pribadi beserta fotocopy berkas-berkas lainnya.
Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenar-benarnya, yang dengan harapan saya dapat diterima pada perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.
Atas perkenan dan perhatiannya saya ucapkan terima kasih.






                                                                                                        Hormat saya,

                                       
                                                                                                         
                                                           
                                                                                                         Diva Rahmanisa





                                    Diva Rahmanisa

Jl. Apel 24, Ciracas
Jakarta Timur 13730
Telephone : 021-8704202; 085715307706
Email : diva.rahmanisa@gmail.com


Pendidikan Formal

·                  2010 – Sekarang           : Mahasiswi Universitas Gunadarma, Depok
                                        Program Studi : Sistem Informasi
·                  2007 – 2010                  : SMAN 58, Jakarta
·                  2004 – 2007                  : MTsN 7, Jakarta
·                  1998 – 2004                  : SDIT PB. Soedirman, Jakarta

Pendidikan Non Formal

·                  2014                              : Workshop Video Editing
·                  2012                              : Kursus Multimedia Development
·                  2006                              : Training ESQ Leadership Training, ESQ Leadership Center

Seminar

·                  2013                              : Scientific Writing Workshop
·                  2013                              : Knowing and Developing Windows 8
·                  2012                              : Make Your Blog With More Benefit and Coloring The Cyber                                                World
·                  2011                              : Konferensi Mahasiswa untuk Ekonomi Syariah

Kemampuan

·                     Dapat mengoperasikan komputer seperti Ms Office, Adobe Flash, Internet.
·                     Menguasai Bahasa Inggris (Pasif).

Profil Detail

Tempat, Tanggal Lahir            : Jakarta, 07 Oktober 1992
Jenis Kelamin                          : Perempuan
Agama                                     : Islam
Status                                      : Lajang






Minggu, 05 Januari 2014

Information System Audit

efektivitas operasi. Yang penting lagi kita juga harus memahami apa pengertian dari pengendalian (control).
“Pengendalian (control) adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mencegah (prevents), mendeteksi (detects), atau mengkoreksi kebenaran (keabsahan) suatu peristiwa / kegiatan sesuai dengan aturan / hukum”.

Tiga aspek kata kunci definisi kontrol, yaitu :
  • Pengendalian adalah sebuah sistem (a control is a system)

Dengan kata lain, terdiri dari sekumpulan komponen yang saling berelasi yang berfungsi secara bersama-sama untuk menyelesaikan suatu maksud atau tujuan.
  • Keabsahan / kebenaran dari suatu kegiatan (unlawful events)

Keabsahan kegiatan dapat muncul jika tidak ada otorisasi (unauthorized), tidak akurat (inaccurate), tidak lengkap (incomplete), redundansi (redundant), tidak efektif (ineffective) atau tidak efisien (inefficient) pemasukan data kedalam sistem.
  • Pemeriksaan digunakan untuk mencegah (prevent), mendeteksi (detect), atau mengoreksi (correct) kejadian / peristiwa yang tidak sesuai dengan aturan / hukum (unlawful events).

Dua pedoman pendekatan sewaktu pemeriksaan (audit) SI :
  • Penentuan rencana audit SI, faktor sistem di evaluasi kedalam sub sistem.
  • Menentukan keandalan dari tiap sub-sistem dan implikasi kehandalan dari tiap level sub-sistem untuk kehandalan sistem secara menyeluruh.


Resiko Pemeriksaan (Audit Risks)
Jika ditinjau kembali, konsen dari audit SI mempunyai 4 tujuan yaitu:
1. Perlindungan asset (asset safeguarding)
2. Integritas data (data integrity)
3. Efektifitas Sistem (system effectivinesess)
4. Efisiensi sistem (system efficiency)

                Auditor eksternal dan auditor internal konsen dengan kesalahan atau ketidakberesan yg disebabkan oleh hilangnya material (material losess) atau pernyataan yang salah tentang material dalam penyiapan informasi keuangan oleh organisasi.
                Auditor internal, akan konsen dengan masalah kehilangan material dan akan mencoba untuk melakukan efisiensi dan efektifitas operasi.
Auditor eksternal, akan konsen sewaktu kemungkinan operasi tidak efisien dan
efektif yang akan menimbulkan menurunnya kinerja organisasi.
                Untuk mengukur apakah tujuan perlindungan asset, integritas data, efektivitas sistem, dan efisiensi sistem tercapai, auditor mengumpulkan fakta-fakta.

Tipe Prosedur Pemeriksaan :
  • Prosedur untuk memperoleh pemahaman kontrol (Procedure to obtain an understanding of controls)
  • Test control (Test of controls )
  • Tes substantif dari detail transaksi (Substantive test of details of transactions)
  • Tes substantif dari rincian saldo rekening (Substantive test of details of accounts balances)
  • Prosedur pengkajian ulang analisis (Analytical review procedures)

Perencanaan Audit
Hubungan lima komponen kontrol internal :
1. Lingkungan Pemeriksaan (Control Environment)
2. Perkiraan Resiko (Risk Assessment)
3. Aktivitas Pemeriksaan (Control Activities)
4. Komunikasi dan Informasi (Information and Communication)

5. Pengawasan (Monitoring)

Analisis Kinerja Sistem

Pengertian Kinerja

  • Standar Industri Jerman DIN 55350

Semua karakteristik dan aktifitas penting yang dibutuhkan dalam suatu produksi.

  • Standar ANSI (ANSI / ASQC A3 / 1978)

Gambaran dan karakteristik produksi keseluruhan atau pelayanan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan.

  • Standar IEEE

Tingkatan untuk memenuhi kombinasi perangkat lunak yang dibutuhkan.

Kinerja terdiri dari indeks yang dapat melambangkan kenyamanan, kemudahan, kestabilan, kecepatan , dll.

Suatu indeks performance dapat dievaluasi dengan berbagai cara :

  • Dapat diukur (measured)
  • Dapat dihitung (calculated)
  • Dapat diperkirakan (estimated)

Tujuan Evaluasi
Diperlukan untuk memberikan gambaran apakah suatu kinerja sistem yang ada sudah sesuai dengan yang dibutuhkan serta sesuai dengan tujuan.

Klasifikasi aplikasi teknik evaluasi :

  • Procurement , seluruh masalah evaluasi yang dipilih dari sistem /  komponen sistem.
  • Improvement , seluruh masalah kinerja yang timbul pada saat suatu sistem sedang bekerja.
  • Capacity Planning , masalah yang berhubungan dengan prediksi kapasitas sistem di masa yang akan datang.
  • Design , seluruh masalah yang harus dibuat pada saat akan menciptakan suatu sistem yang baru.

Nilai - Nilai Variable yang Dibutuhkan Dalam Kegiatan Evaluasi Kinerja Sistem
Karakteristik sistem fisik :

  • Informasi mengenai konfigurasi h/w dan s/w (ukuran memori , jumlah channel , kapasitas disk , lokasi file sistem , BIOS)
  • Operasi bermacam komponen ( CPU , tipe channel , waktu akses disk , dll)

Kondisi operating sistem : penggambaran beban yang akan dievaluasi.

Indeks kinerja sistem :

  • Klasifikasi indeks kinerja internal dan eksternal.
  • Indeks internal memanfaatkan orang-orang pada level 1 dan level 2.
  • Indeks eksternal memakai orang-orang pada level 3 yaitu dilihat dari sisi pengguna akhir yang terlibat langsung (user).


ENCAPSULATION DAN INHERINTACE JAVA

Konsep Encapsulation dan Inheritance
Information Hiding & Encapsulation

Information Hiding 
Adalah suatu proses menyembunyikan attribute dan method suatu objek dari objek lainnya agar tidak terlihat.

Encapsulation 
Adalah suatu proses menyembunyikan attribute suatu objek dari objek lainnya (tanpa menyembunyikan method).
Attribute maupun method disembunyikan dengan cara memberikan modifier private.
Information Hiding dan Encapsulation memiliki keterkaikan satu sama lain, selain memiliki fungsi sama-sama menyembunyikan suatu objek dari objek lainnya. Pada encapsulation hanya mampu menyembunyikan attribute saja sedangkan pada Information Hiding selain mampu menyembunyikan attribute, bisa juga menyembunyikan method.

Method terbagi menjadi 2, yaitu :
  • Method setter : method dalam kelas yang sama, yang memberikan nilai pada attribute private.
  • Method getter : method masih dalam kelas yang sama, yang mengambil nilai dari attribute private.


Inheritance
Inheritance adalah suatu proses pewarisan data dan method dari suatu kelas kepada kelas yang lainnya yang bersifat menyeluruh. Semua data dan method milik kelas asalnya diwariskan atau diturunkan kepada kelas yang baru (sub kelas).
Kelas yang mewariskan data dan method disebut dengan Super Class atau yang biasa disebut juga dengan Kelas Induk. Sedangkan kelas yang diwariskan data dan method disebut dengan Sub Class atau yang biasa juga disebut dengan Kelas Anak.
Keyword dari pewarisan atau inheritance adalah extends.

Keuntungan dari pewarisan atau inherintance, yaitu :
  • Bersifat reusable, yang artinya tidak harus menyalin semua data atau method dari suatu kelas jika akan menggunakannya lagi.
  • Kemudahan dalam me-manage kelas yang memiliki data dan method yang sama, yang artinya untuk memodifikasi suatu data atau method untuk semua kelas anak maka tidak perlu melakukan perubahan di masing-masing kelas anak melainkan hanya melakukan perubahan di kelas induk saja.



Perkembangan versi iOS

iOS adalah operating system mobile yang di-release oleh Apple yang pada awalnya hanya dikembangkan untuk iPhone. Sebelum bulan Juni 2010, iOS dikenal sebagai OS iPhone. Dan sejak itulah, iOS diperluas untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPod Touch, iPad dan Apple TV.



Supaya lebih mengenal tentang Operating System besutan perusahaan Apple tersebut, berikut sekilas perjalanan sejarah perkembangan iOS atau biasa disebut dengan iOS History:

Versi 1
iOS History dimulai ketika Steve Jobs meluncurkan iPhone di tahun 2007, ia mengklaim bahwa perangkatnya menggunakan versi dari OS X. Pada awalnya ponsel tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga (3rd party developer) sampai sembilan bulan setelah peluncuran, ketika Apple merilis iPhone SDK.
iPhone 2G menjalankan apa yang sekarang dikenal sebagai iOS versi 1.0, dengan pra-instal aplikasi (aplikasi bawaan/standar) dari Apple serta iTunes versi 1.1

Versi 2
Pada versi ini terjadi perubahan besar di iOS history yang diperkenalkan pada iOS 2.0, yaitu dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, yang juga menandai titik balik untuk iPhone sebagai perangkat pasar massal. Meskipun SDK diumumkan pada bulan September tahun 2007, dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun orang-orang benar-benar dapat merasakan kenikmatan App Store ketika iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008.
App Store adalah penambahan terbesar pada saat itu.

Versi 3
Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, iOS 3.0 membawa beberapa fitur yang sangat dibutuhkan, seperti dukungan MMS, kemampuan untuk network tethering, kemampuan copy dan paste, kemampuan untuk menggunakan keyboard dalam modus landscape, IMAP, Memo Suara, aplikasi kompas, shake to shuffle, dan push notification.

Versi 4
Tahun 2010, iOS update tidak hanya memperkenalkan istilah iOS, tapi juga mengatasi kurangnya dukungan multitasking. iOS4 mendukung multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk menghemat baterai, tetapi memungkinkan pengguna untuk melakukan hal lainnya.
Peningkatan besar pada iOS 4 adalah kemampuan untuk beralih data selular on dan off, jumlah karakter untuk pesan SMS dan pencarian SMS, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, HDR foto, kemampuan untuk melakukan syncronize, face and place dari iPhoto, mengubah ukuran foto ketika mengirim, berkreasi dengan playlist sementara di jalankan, dan dukungan untuk passcode, semua membuat perbaikan besar operating system pada versi sebelumnya.

Versi 5
iOS versi terbaru ini memiliki iMessage dan fitur baru untuk kamera dalam IOS 5, yaitu selain ada tombol hardware untuk mengambil foto pada iPhone, iPad, atau iPod Touch, dapat juga menggunakan tombol ‘up’ volume untuk mengambil foto (termasuk menggunakan tombol volume pada handsfree). Terdapat pula sistem notifikasi baru, pesan baru, atau pemberitahuan lain, muncul di bagian atas layar device Anda.

Versi 6
Merupakan versi terbaru iOS yang dibuat oleh apple , iOS6 hadir seiring dengan direleasenya iPhone 5, banyak fitur baru yang hadir namun tak sedikit fitur lama yang selalu ada dalam setiap iOS sebelumnya kini dihilangkan, dan tentu saja ini sangat mengecewakan, apalagi bagi Anda yang sering menggunakan iPhone atau iPad sebagai alat navigasi ataupun hiburan menonton video online via Youtube.
Kelebihan iOS6 yang sangat menonjol adalah Facebook Integration, itu artinya di iOS6 Facebook sudah terintegrasi dengan baik, alhasil nantinya kita bisa langsung upload foto ke Facebook langsung dari camera saat kita mengambil foto, share lokasi kita berada ke FB saat kita menggunakan Apple Maps, sampai tampilan Contact pun akan lebih lengkap karena profile teman kita di FB akan juga terintegrasi dengan contact dan yang lebih enak lagi, kita tidak bakal lupa hari ulang teman Facebook kita, karena semua hari ulang tahun teman-teman FB akan ada di Calender iPhone atau iPad kita.
Keunggulan iOS6 lainnya adalah VIP Mail, fitur Siri yang lebih baik dibandingkan Siri di iOS5, fungsi do not disturb yang sangat berguna saat Anda sedang menghadiri rapat, dan tidak ingin terganggu dengan suara sms atau telepon, fitur FaceTime yang kini bisa dilakukan lewat koneksi 3G, tidak melulu harus lewat Wifi, sampai fitur Panorama saat kita mengambil foto dengan iPhone atau iPad.
Tapi, sayangnya di iOS6 juga ada kekurangan yang sangat besar dan tentu saja begitu mengecewakan, diantaranya adalah di iOS6 tidak ada lagi aplikasi Youtube secara default. Itu artinya saat kita ingin menonton Video Youtube, maka kita harus menginstall dulu aplikasi youtube dari App Store. Berbeda dengan iOS5 atau iOS sebelumnya, dimana aplikasi Youtube sudah tersedia secara default.
Aplikasi lain yang hilang dari iOS6 adalah Google Maps, sebagai gantinya kini hadir Apple Maps. Bagi yang sudah terbiasa menggunakan Google Maps, akan sedikit kecewa, karena kini di iOS6 tidak ada Google Maps secara default.
Khusus bagi para Jailbreaker, proses Update ke iOS6 ini akan menghilangkan semua Jailbreak yang pernah dilakukan. So, sebaiknya bagi Anda yang hobi mengoprek iPhone atau iPad dan sering menginstall aplikasi via Cydia atau lewat Installous, sebaiknya hindari dulu update ke iOS6 sebelum Jailbreak iOS6 di release.







Sumber:
Informasi lebih lengkap tentang iOS dapat diakses di http://www.apple.com/iOS
http://www.putrifauziah.com/2012/09/kelebihan-dan-kekurangan-ios6-untuk.html

http://nusantara-widyandaru.com/2012/05/ios-history-sejarah-perkembangan-ios-operating-system-besutan-apple/

Sabtu, 04 Januari 2014

Augmented Reality

Merupakan penggabungan benda-benda yang ada di dunia maya (virtual) ke dalam dunia nyata dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi yang dapat disentuh, maupun dilihat, dan juga dapat didengar.
Dalam Wikipedia disebutkan mengenai defenisi augmented reality (AR) dalam bahasa Indonesia adalah realitas tertambah, teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam, waktu nyata.
Benda-benda maya berfungsi menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh manusia. Hal ini membuat realitas tertambah berguna  sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Sejarah augmented reality
Sebenarnya sejarah tentang augmented reality sudah dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan sebuah simulator yang disebutnya Sensorama dengan visual, getaran dan bau.
  • Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display. Tahun 1975, seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya.
  • Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya.
  • Tahun 1992 mengembangkan augmented reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat Boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem augmented reality, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara Amerika Serikat Armstrong Labs dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan Doree Seligmann memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR.
  • Pada tahun 1999, Hirokazu Kato seorang kebangsaan Jepang, mengembangkan Augmented Reality Toolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH.
  • Pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas mengembangkan Augmented Reality Quake, sebuah Mobile Game Augmented Reality yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.
  • Pada tahun 2008, Wikitude Augmented Reality Travel Guide, memperkenalkan Android G1Telephone yang berteknologi augmented reality.
  • Tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit (Flash Augmented Reality Toolkit) yang merupakan perkembangan dari Augmented Reality Toolkit.

FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi Augmented Reality disebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Sebenernya Saqoosha terinspirasi dari NyARToolkit (sama-sama orang Jepang), tetapi NyARToolkit sudah banyak bahasa yang diambil mulai dari Java, C++, C#.
NyARToolkit juga sebenarnya mengadopsi dari ARToolkitmilik HITLab Washington. Sampai saat ini sudah banyak sekali software-software untuk membantu programmer dalam membuat aplikasi augmented reality.

Masa depan augmented reality
Tidak seperti Virtual Reality yang bertujuan menggantikan persepsi dunia dengan yang buatan, augmented reality memiliki tujuan untuk meningkatkan persepsi seseorang dari dunia sekitarnya.
Menjadi sebagian virtual dan nyata, teknologi antarmuka baru Augmented Reality yang mampu menampilkan informasi yang relevan ini sangat membantu dalam pendidikan, pelatihan, perbaikan atau pemeliharaan, manufaktur, militer, permainan dan hiburan.

Augmented Reality memiliki banyak keuntungan dibandingkan Virtual Reality karena pengguna dapat melihat dan menyentuh benda-benda digital dan dapat berinteraksi dengan elemen-elemen digital. Dengan menggunakan teknologi Augmented Reality berarti akan melahirkan jenis baru interaksi antara manusia dengan komputer.





sumber:

Pengembangan Sistem

Pengembangan Sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yg baru untuk menggantikan sistem yg lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yg telah ada.

PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM
  • Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
  • Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.

Setiap investasi modal harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini:
- Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi
Investor harus memeriksa semua alternatif yang ada dengan melihat opportunity cost dari masing-masing alternatif
- Investasi yang terbaik harus bernilai
manfaat (benefit) atau hasil baliknya harus lebih besar dari biaya untuk memperolehnya (cost). Cost-benefit analysis dapat digunakan untuk menentukan apakah proyek investasi tsb bernilai atau tidak.
  • Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik

Seperti Analis sistem, Manajer sistem dan programmer, serta user yang dididik dengan diberikan on-the-job training.
  • Tahapan kerja dan tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem

Proses pengembangan sistem umumnya melibatkan beberapa tahapan kerja & melibatkan beberapa personil dalam bentuk suatu team untuk menjalankannya.Siklus pengembangan Sistem (System Development Life Cycle (SDLC))umumnya menunjukkan tahap–tahap kerja yg harus dilakukan.
  • Proses Pengembangan Sistem tidak harus urut
  • Jangan Takut membatalkan proyek
  • Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem

METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM
Metodologi adalah :
Kesatuan metode-metode , prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat yg digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan , seni, atau disiplin lainnya.

Metode adalah :
Suatu cara / teknik yg sistematik untuk mengerjakan sesuatu.
Metodologi pengembangan sistem yang ada biasanya dibuat atau diusulkan oleh :
- Penulis buku
- Peneliti
- Konsultan
- Systems house
- Pabrik software

Metodologi pengembangan sistem diklasifikasikan menjadi 3 golongan yaitu:
  • Functional decomposition methodologies (metodologi Pemecahan fungsional)

Menekankan pada pemecahan dari sistem ke dalam subsistem subsistem yg lebih kecil, sehingga lebih mudah dipahami, dirancang dan diterapkan. Yang termasuk metodologi ini :
- HIPO (Hierarchy Input Process Output)
- Stepwise refinement (SR) atau Iterative Stepwise Refinement (ISR)
- Information hiding
  • Data oriented methodologies ( metodologi orientasi data )

Menekankan pada karakteristik dari data yg akan diproses.
Dapat dikelompokkan menjadi 2kelas yaitu :
- Data Flow Oriented Methodologies
Yang termasuk dalam metodologi ini adalah :
- SADT (Structured Analysis and Design Technique )
- Composite Design
- Structured System Analysis & Design (SSAD)
- Data Structure Oriented Methodologies
Yang termasuk metodologi ini adalah :
- JSD
- W/O
  • Prescriptive methodologies

Yang termasuk metodologi ini adalah :
- ISDOS (Information System Design and Optimization System )
- PLEXSYS
- PRIDE
- SDM/70
- SPEKTRUM
- SRES dan SREM