Senin, 15 Oktober 2012

Bahasa Pemrograman C


Didalam suatu bahasa pemrogram dibagi menjadi 3 bagian yaitu : bahasa pemrograman tingkat rendah, menengah dan tinggi.
Bahas pemrograman tingkat tinggi lebih dipahami oleh manusia,dan contoh pemrogramannya adalah C dan pascal.
Disini saya akan membahas tentang bahasa pemrograman C.
Bahasa C dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories.
Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa memengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Bahasa pemrograman C sama seperti bahasa pemrograman lainnya yang memiliki kerangka dasar. Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut :
      
 1.      Fungsi main().
Fungsi main merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C. Dalam sebuah project hanya boleh ada 1 buah fungsi main() saja. Namun dalam bahasa C, tidak membatasi hanya boleh 1 fungsi saja, melainkan kita juga diperbolehkan untuk membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah kita dalam membuat sebuah program.
        
2.      Deklarasi variabel
Pendeklarasian variabel ini dilakukan untuk mendaftarkan variabel apa saja yang akan kita gunakan dalam program yang kita buat. Pendeklarasian variabel ini biasanya sekaligus dengan mencantumkan tipe data dari variabel tersebut.
     
 3.      Perintah (statement)
Perintah merupakan deretan program yang kita buat dalam sebuah project.
    
  4.      Akses library
Digunakan untuk mengakses library apa saja yang kita perlukan dalam pembuatan sebuah program.
       
5.      Komentar
Komentar merupakan sebuah kalimat yang biasanya dicantumkan oleh seorang programer sebagai sebuah catatan kecil yang mana komentar ini tidak akan ikut di compile atau diproses.

Pada bahasa C kita akan menjumpai tipe data, variabel dan konstanta.
1.     Tipe data
Tipe data merupakan sebuah bagian dari program yang menginisialisasikan sebuah variabel akan menampung data dengan jenis apa, yang nantinya akan berpengaruh terhadap hasil dari sebuah proses.
Pada bahasa C, terdapat 5 buah tipe data dasar yaitu :
·         Char
·         Int
·         Float
·         Double
·         Void

2.     Variabel
Variabel merupakan sebuah media unuk mendapatkan dan menyimpan data. Variabel bisa dianalogikan sebagai sebuah ember yang kita gunakan untuk mendapatkan dan menyimpan air(air merupakan analogi dari data).  Setiap variabel yang akan kita gunakan harus dideklarasikan terlebih dahulu, berikut ini merupakan contoh pendeklarasian variabel.
3.     Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string.

Contoh programan sederhana bahasa C
#include <stdio.h>
Int main (void){
            Printf (“Hello, World!\n”);
            return 0;
}

Perbandingan  C dengan C++
C++ pada awalnya disebut sebagai "C dengan Kelas" (C With Classes) dan diciptakan untuk memiliki fitur pemrograman berorientasi objek. Karena C++ berdasarkan dari C, maka kebanyakan kode C bisa dirakit di kompilator C++ dengan mudah. Perbedaan kecil contohnya kata "new" dan "delete" yang terdapat di kode C tidak bisa dirakit di C++ karena kata-kata ini adalah kata dipesan C++. Pustaka C biasanya bisa diimpor ke pustaka C++, tapi karena kompilator C dan C++ memiliki "name mangling" yang berbeda, maka perubahan kecil di kode C perlu dilakukan.




·         http://id.wikipedia.org/wiki/C_(bahasa_pemrograman)

Bahasa Pemrograman


Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Sebuah bahasa pemrograman atau bahasa komputer di artikan sebagai teknik komunikasi yang terstandarisasi untuk menyatakan instruksi kepada komputer. Bahasa pemrograman adalah kesatuan aturan sintaksis dan semantik yang di gunakan untuk mendefinisikan program.
Sebuah bahasa pemrograman memungkinkan programer untuk menentukan secara tepat apa yang harus dilakukan oleh komputer, cara mengatur transfer data, input-output, dan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan dalam berbagai keadaan.

Bahasa pemrograman tingkat rendah merupakan bahasa pemrograman yang sulit dimengerti oleh manusia, sedangkan bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih mudah dipahami oleh manusia. Contoh dari bahasa pemrograman tingkat rendah adalah Assembly, dan contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah C dan Pascal.

Perkembangan teknologi yang sangat cepat menghasilkan berbagai macam kebutuhan komputasi yang beraneka ragam. Oleh karena itu, muncul berbagai bahasa pemrograman yang berguna untuk memecahkan berbagai macam masalah dengan bantuan komputer.
Tiap-tiap bahasa pemrograman pada umumnya diciptakan untuk kondisi yang berbeda-beda. Tidak ada satu bahasa pemrograman pun yang bisa dikatakan unggulsecara mutlak, sebab bahasa-bahasa tersebut diciptakan dengan asumsi-asumsi tertentu dan berjalan di atas sistem operasi atau persyaratan tertentu.


Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer untuk secara spesifik apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif. Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan terhadap ”bahasa manusia”

1. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

Merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti karena kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah pernyataan program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan compiler.Sebagai contoh adalah : JAVA, C++, .NET

2. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga dengan bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu terhadap instruksi komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan assembler.

3. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari – hari, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan – singkatan seperti STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang
tergolong dalam bahasa ini adalah Fortran

·         http://daun-komputer.blogspot.com/2011/09/pengertian-tentang-bahasa-pemrograman.html

Minggu, 14 Oktober 2012

Salah Satu Program Java

Tanyakan tiga kata dari user dan tampilkan output dari input user tersebut ke layar.
Contoh :

Enter Word1 : Goodbye
Enter Word2 : and
Enter Word3 : hello

  • Menggunakan versi BufferedReader

package kataterakhir;

@author me
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;
public class Kataterakhir{


      public static void main (String[] args){
            BufferedReader dataIN = new BufferedReader (new InputStreamReader (System.in));
            String name1 = "";
            String name2 = "";
            String name3 = "";
            try{
                 -->
                  System.out.print (“Enter Word1= ”);
                  Name1 = dataIn.readline();
                  System.out.print (“Enter Word2= ”);
                  Name2 = dataIn.readline();
                  System.out.print (“Enter Word3= ”);
                  Name3 = dataIn.readline();
             }catch (IOException e){
            }
            System.out.println (name1 + “ ” + name2 + “ “ + name3 + “ “);
}


  • Menggunkan versi JOptionPane


Package kataterakhir1;
     @author me
      Import javax.swing.JOptionPane;
Public class Kataterakhir1{
      Public static void main (String[] args){
            String Word1 = “”;
            String Word2 = “”;
            String Word3 = “”;
            Word1 = JOptionPane.showInputDialog (“Enter Word1”);
            Word2 = JOptionPane.showInputDialog (“Enter Word2”);
            Word3 = JOptionPane.showInputDialog (“Enter Word3”);
            String msg = Word1 + “ “ + Word2 + “ “ + Word3;

            JOptionPane.showMessageDialog (null, msg);
       }
}